Wanita: Cara Menghilangkan Rasa Takut Saat Melahirkan


Advertisment
Wanita: Cara Menghilangkan Rasa Takut Saat Melahirkan
wahok-foto gambar  wanita muda sedang hamil

Kendati mengakui bahwa memiliki anak merupakan anugerah dan sangat menyenangkan, tetapi banyak wanita yang takut melahirkan. Ironisnya, banyak wanita yang bukan hanya takut melahirkan, tetapi mereka juga takut hamil. Kenapa demikian?

Bayak alasan yang dilontarkan mereka. Alasan utama adalah karena wanita tidak ingin terlihat jelek. Beberapa ibu rumah tangga yang dimintai pendapat oleh Astaga!com mengatakan bahwa penampilan paling buruk yang pernah mereka alami adalah ketika hamil.

Rasa malas bekerja dan nafsu makan yang besar selama masa kehamilan, terbukti berdampak negatif terhadap perubahan bentuk tubuh wanita, terutama berat badan. Hal ini bisa berlanjut hingga beberapa bulan setelah masa persalinan yang menyakitkan tiba.

Selain itu, ada juga di antara wanita yang mengatakan bahwa masa kehamilan, merupakan masa yang sangat melelahkan. Mengandung janin dalam rahim, telah membatasi gerak dan aktivitasnya sehari-hari. Belum lagi apabila mempunyai pantangan tertentu, baik makanan, obat-obatan dan lain-lain.

Perlu diingat bahwa proses perubahan hormon dan metabolisme memang akan terjadi secara aktif pada tiga bulan pertama masa kehamilan. Perubahan tersebut berdampak kuat terhadap perubahan emosi wanita, dari yang wajar sampai ekstra tidak wajar. Kondisi seperti itu dikenal masyarakat Indonesia sebagai ngidam.

Itulah kenapa Ananova menyebutkan bahwa delapan dari sepuluh wanita Inggris merasa takut untuk mengandung dan melahirkan (kembali). Dan menurut Mother and Baby, 87% para ibu di Inggris menilai melahirkan sebagai suatu hal yang menakutkan.

Sinyalemen yang sama diungkapkan oleh The Times of London. Lebih jauh disebutkan bahwa rasa takut akan kehamilan dan melahirkan itu, umumnya datang dari para wanita atau ibu rumahtangga yang mandiri, memiliki intelejensi tinggi dan strata sosial menengah ke atas.
Wanita: Cara Menghilangkan Rasa Takut Saat Melahirkan
foto selfie seorang wanita muda

Kendati bersedia hamil atau melahirkan, mereka meminta jaminan agar proses persalinan dilakukan melalui bedah caesar di rumah sakit yang bereputasi baik. Bagi mereka, daya pikat seksual merupakan hal yang sangat penting dan harus dijaga.

Seberapa besar sebenarnya ketakutan para wanita terhadap kehamilan dan proses persalinan? Suki Greaves, seorang psikiater di Royal London Hospital mengatakan sangat besar. Bahkan, ada beberapa pasien yang sama sekali tidak memikirkan untuk melakukan hubungan seks karena takut hamil atau melahirkan.

Rasa takut seperti itu sudah termasuk dalam kategori tidak wajar, kata Ian Brockington, psikiater di University of Birmingham. Adalah wajar apabila wanita mengalami tokophobia, tetapi sangat tidak wajar apabila rasa takut itu dijadikan dasar untuk menentang gejolak seksual mereka.

"Ini jelas mengarah kepada pembentukan sebuah pola psikologi yang salah dan merugikan. Membatasi gerak dan menentang keinginan biologi karena kontrol psikologi yang salah, tentu akan berakibat negatif pada sisi kejiwaan mereka," kata Brockington

Masalah ini harus segera diatasi. Itulah kenapa masalah tokophobia ini, kini dijadikan materi pembuka dalam pelajaran psikologi di University of Birmingham. Tujuannya, agar mahasiswa bisa memberikan penjelasan yang benar terhadap para wanita mengenai dampak negatif hal itu.

John Richardson, dokter ahli kandungan di Musgrove Hospital, Tauton, Somerset, mengatakan bahwa ada alasan lain kenapa para wanita masa kini enggan hamil atau melahirkan. Mereka, kata Richardson, nampaknya lebih mementingkan karir daripada menjadi ibu rumah tangga yang harus berkutat dengan rumah dan anak-anak.

"Kita harus memberikan informasi yang dibutuhkan dengan baik. Mungkin kita harus menggencarkan program 'Kelahiran yang Direncanakan' dan memberi informasi bahwa kini tersedia teknologi canggih yang dapat mengurangi 'penderitaan' wanita selama masa kehamilan atau melahirkan. Saya yakin ketakutan itu akan sirna," kata Richardson.

Bisa jadi pendapat Richardson benar. Tetapi, apakah program itu cocok diterapkan di tanah air? Yang jelas pemerintah Indonesia saat ini tengah gencar mempromosikan iklan layanan masyarakat bertema "Keluarga Berencana Dan Berkualitas"

Terimakasih Telah Baca Postingan Wanita: Cara Menghilangkan Rasa Takut Saat Melahirkan, Dari Admin wahok.com Semoga Bisa Berguna Dan ber-manfaat, Baca Juga Postingan Terbaru Admin Yaitu Cara Mempengaruhi Suasana Hati Mood Wanita
wahwok psikologi menjelang persalinan begini cara Menghilangkan Rasa Takut yang mengerikan Menjelang Melahirkan tips menghadapi persalinan menurut islam dan agama kristen, bagaimanakah perasaan ibu hamil menjelang persalinan anaknya lahir, langkah-langkah mengatasi stress menjelang persalinan versi wahok cara hilangkan Rasa takut dijait dan digunting saat melahirkan