Upacara Adat Rambu Solo Suku Toraja, Apa Sih itu ?


Advertisment
Upacara Adat Suku Toraja Rambu Solo Toraja, Apa Sih itu ?
wahok-foto gambar wallpaper upcara rambu solo toraja

Rambu Solo adalah upacara adat Suku Toraja yang berkaitan dengan kematian dan pemakaman manusia. Upacara tersebut terdiri dari beberapa tingkatan tergantung pada status sosial jenasah ketika masih hidup.

Dalam kepercayaan masyarakat Tana Toraja, 300 km dari kota Makassar, upacara ini dilaksanakan untuk membebaskan roh orang yang meninggal supaya mudah masuk alam gaib. Menurut kepercayaan mereka, roh orang yang meninggal kan terus menderita sakit apabila upacara ini tidak dilaksanakan.

Upacara dilakukan di suatu lapangan luas dan datar dekat desa. Upacara Rambu Solo terdiri dari beberapa rangkaian acara. Pertama kali akan dilakukan Ma’pasa Tedong yaitu upacara menggiring kerbau sebagai tanda bahwa rangkaian upacara pemakaman akan segera dimulai.
Upacara Adat Suku Toraja Rambu Solo Toraja, Apa Sih itu ?
Kerbau yang akan dijadikan kurban seluruhnya di bawa ke tengah lapangan, biasanya hanya kerbau hitam dan belang saja yang dijadikan kurban. Setelah itu dilakukan upacara “adu kerbau” yang merupakan tontonan menarik bagi warga desa.

Sementara di muka tongkonan, rumah pusaka tempat jenasah untuk sementara disimpan, dilakukan upacara Ma’badong yaitu nyanyian-nayian suci untuk mengiringi kepergian jiwa yang meninggal ke alam baka.

Lagu-lagu yang dinyanyikan mengisahkan perjalanan hidup almarhum dengan segala kisah dan kejadian yang dialaminya selama hidup.
Upacara Adat Suku Toraja Rambu Solo Toraja, Apa Sih itu ?
Setelah upacara adu kerbau selesai, dilakukanlah upacara Ma’palao atau arak-arakan jenasah dari tongkonan (rumah adat Toraja) ke tempat upacara. Jenasah diikuti iringan seluruh anggota keluarga dan masyarakat sebagai tanda makaberan bassi atau bela sungkawa.

Setelah arak-arakan tiba di lapangan upacara, jenasah yang terbungkus kain tebal dinaikkan ke lakian atau menara jenasah. 'Tau-tau' atau patung yang dibuat mirip dengan wajah dan tubuh yang meninggal akan diletakkan dekat jenasah. Patung ini terbuat dari kayu atau batang bambu.
Upacara Adat Suku Toraja Rambu Solo Toraja, Apa Sih itu ?
Di arena lapangan dilakukan pemotongan kerbau kurban. Kerbau belang dihargai lebih tinggi dibandingkan kerbau yang berkulit hitam. Daging kerbau yang sudah dipotong-potong dibagikan kepada keluarga almarhum dan para pelayat. Tamu yang hadir umumnya berpakaian hitam-hitam sebagai tanda duka cita.

Terimakasih Telah Baca Postingan Upacara Adat Rambu Solo  Suku Toraja, Apa Sih itu ?, Dari Admin wahok.com Semoga Bisa Berguna Dan ber-manfaat, Baca Juga Postingan Terbaru Admin Yaitu Foto: Pesona Keindahan Pantai Tanjung Bira