Sangat Pilu, Setelah Wanita ini Dizinahi, Suaminya Tewas Mengenaskan

Posting Oleh , Pada
Sangat Pilu, Setelah Wanita ini Dizinahi, Suaminya Tewas Mengenaskan
wahok-Cerpen Islam, Kristen, Hindu, Budha, Kisah Pilu Rumah Tangga, Akibat Keperawanan Terpasak saya Harus Membunuh Suamiku

Empat tahun lalu aku (Yeni Maharani ) pernah membangun sebuah keluarga bersama dengan Mas Raffi (SAMARAN). Sebelum menikah, hubungan kami cukup rukun dan bahagia. Keharmonisan itu malah terusik ketika kami menikah. Pasalnya, karena suamiku selalu mempersoalkan tentang darah perawan yang tidak didapat pada malam pertama pernikahan kami, Layaknya seperti pengantin baru yang lain, malam itu kulihat Mas Raffi amat bersemangat menikmati tubuhku. Mungkin ketika itu dia berpikir akan merasakan wanita yang masih suci. Karena dia tahu bagaimana selama masa pacaran, aku selalu menjaga kehormatanku yang satu itu.

Aku selalu meyakinkan kepadanya akan mendapatkan kesuciannku saat nanti kami menikah. Sikap meyakinkan itu kutunjukkan dengan cara menjaga jarak hubungan kami saat pacaran. Aku juga ingin menunjukkan kalau aku bukanlah perempuan sembarangan yang mudah untuk dirayu.

Semua yang kulakukan semata-mata hanya untuk menutupi aib yang pernah kualami. Aku memiliki masa lalu yang amat pahit dan memalukan dimana kesucian yang selalu aku pertahankan direnggut paksa oleh ayahku sendiri. Aib ini tentu saja tidak bisa kuceritakan pada kekasihku. Karena jika kuceritakan, bisa jadi ia tidak akan menikahiku.

Aku bisa memahami kekecewaan yang dialami suamiku karena tidak memperoleh kesucianku di malam pertama. Akupun juga tidak dapat mengelak, ketika ia begitu kecewa denganku. Ia mengumpat sambil memaki kalau aku adalah perempuan sundal yang biasa berpura-pura dengan tipu daya. Ia sangat emosi padaku, bahkan ia sempat membanting meja dan almari sampai kacanya hancur berantakan.

Berulang kali aku memohon maaf padanya, karena darah perawan yang diharapkan tidak ditemukan. Aku juga sadar dan merasa berdosa karena telah berbohong dan tidak berterus terang kepadanya sejak masa pacaran dulu.
Sangat Pilu, Setelah Wanita ini Dizinahi, Suaminya Tewas Mengenaskan

Menghadapi kekecewaan itu, kembali aku teringat kenangan pahit bersama ayah yang membuat hancurnya rumah tanggaku. Ketika aku duduk di kelas dua SMA ayah secara paksa merenggut kesuciannku. Ayah seharusnya memberikan perlindungan kepada anak gadisnya, ini malah kebalikannya dia menghancurkan masa depan anaknya sendiri. Aku juga tidak menyangka kalau ayah akan tega merenggut kesucianku.

Memang, ayah terbiasa sering merangkul, meraba bahkan mencium awalnya aku menduga itu ungkapan rasa sayang ayah pada anaknya. Namun, lama kelamaan ayah kelakuan ayah menjadi berubah dan menakutkan. Ayah, memaksa agar aku mau melayani nafsunya.

Dengan ancaman akan dibunuh, aku tidak dapat berbuat banyak selain menangis dan meratapi nasibku. Ternyata, ayah tipe orang yang tidak pernah puas. Hampir setiap kesempatan, ayah menuntut agar aku melayani nafsu bejatnya. Perbuatan ayah ini tidak hanya terjadi di dalam rumah kadang-kadang ayah mengajak ke losmen hanya untuk melampiaskan nafsunya. Hingga pada suatu hari, ibu memergoki perbuatan ketika sedang mencabuliku. Tentu saja kami bertiga terkejut apalagi ibu masuk ke kamar secara tiba-tiba.

Ibu hanya bisa menangis dan berteriak histeris sambil memberondong ayah dengan makian. Tapi, kemarahan ibu tidak berlangsung lama. Karena ayah langsung balik menyerang ibu dengan cara memukul dan menendang berkali-kali kearah ibu. Akibat perlakuan ayah ibu akhirnya dilarikan ke rumah sakit, Untuk menghindari perlakuan ayah dan rasa malu, aku diungsikan ibu ke rumah paman di Jakarta hingga aku mendapatkan gelar sarjana. Pada masa kuliah itu, aku mengenal Raffi.

Kisah hitam ini yang mengantar kehancuran perkawinanku. Ya, sikap dia memang berubah setelah mengetahui peristiwa yang memalukan itu. Sikap yang tadinya romantis dan penuh canda, tidak pernah terlihat lagi. Bahkan setelah mendengar kisahku, Raffi jarang pulang ke rumah alasan sibuk mengurus proyek yang sedang ditangani.

Aku merasa hidup menjadi hambar dan tak bergairah. Namun, aku tetap berusaha sabar menghadapi goncangan dan cobaan yang menimpa perkawinanku. Sudah berulang kali aku memohon maaf padanya. Tapi, suamiku tetap tak mau mengerti, akibatnya sering terjadi pertengkaran mulut. Ujungnya mudah ditebak karena keperawananku yang hilang. Ini yang membuat aku selalu mengalah karena sadar tidak bisa memberikan apa yang diinginkan.

Kenangan masa laluku yang suram telah dijadikan senjata untuk memojokkanku ketika terjadi percekcokan. Padahal, aku sudah berusaha untuk menjadi istri yang baik dengan cara melayani sebaik mungkin, baik dalam hal biologis dan kebutuhan sehari-hari. Namun, semakin lama tingkah Raffi makin membuatku kesal. Tentu sebagai manusia yang normal aku juga memiliki batas kesabaran.

Hingga suatu hari kami mengalami percekcokan yang hebat. Ketika baru pulang dari kantor, aku menemukan Raffi sedang melakukan hubungan intim badan dengan Sari adik sepupuku yang selama ini menumpang di rumah kami. Aku tidak dapat melukiskan perasaanku saat itu yang jelas perbuatan Raffi membikin aku gelap mata.

Aku memaki habis-habisan perbuatannya, Raffi seperti lelaki yang tidak tahu diri. Sialnya ia seperti tidak merasa bersalah bahkan Raffi balik menyerang dengan makian yang lebih hebat sambil megungkit-ungkit masa laluku. “Apa yang aku dapat darimu? Ayahmu yang punya hawa nafsu abnormal telah merampas kesucian yang seharusnya kamu persembahkan padaku saat malam pertama dulu. Kalau begini, aku sama saja menikah dengan lonte,” katanya.

Aku sangat tersinggung mendengar ucapan Raffi. Hatiku rasanya ingin meledak, darahku seperti mendidih mendengar ungkapan yang menyakitkan. Sementara Sari, adik sepupuku hanya bisa menangis menyaksikan pertengkaran hebat kami. Yah…Sari telah dijadikan tumbal oleh Raffi agar dapat merasakan keperawanan yang tidak didapat dariku. Sungguh tega sekali dia menghancurkan masa depan adikku, hanya karena ingin menebus kekurangan yang ada padaku.

Entah salah siapa, yang jelas saat itu Raffi terus memaki, menghina sambil melayangkan tangannya ke mukaku. Rupanya tindakan dia tidak sampai disitu saja. Selanjutnya Raffi lebih sadis tanpa perasaan ia menjambak rambutku dan menyeret ke dapur. Di tempat itulah dengan sadis Raffi memukul sambil menginjak-injakku. Aku tak sanggup lagi menerima siksaannya. Ketika aku mulai terpojok, tanganku menyentuh sebuah baja pipih yang tajam. Yah aku mendapatkan pisau yang sangat tajam dan cukup kuat.

Aku seperti diberikan keberanian untuk melawan. Dalam keadaan terdesak, tanpa sadar aku mengayunkan pisau itu tepat kearah jantung Raffi. Melihat ada perlawanan, Raffi berusaha merebut pisau yang ada di tanganku. Namun, belum sempat ia merebut pisau itu, aku malah berulang kali menghujamkan ujung pisau itu keseluruh tubuh Raffi hingga terkapar di lantai sambil mengerang kesakitan.

Belum puas rasanya melihat Raffi menderita, aku mengambil air panas dan kutuangkan kesekujur tubuhnya. Aku menyaksikan bagaimana tubuh Raffi menggeliat kesakitan sampai akhirnya diam dan membujur kaku. Entah kenapa aku tega melakukan hal ini, mungkin karena rasa sakit hati yang selama ini kupendam.
Sangat Pilu, Setelah Wanita ini Dizinahi, Suaminya Tewas Mengenaskan
Lihat Juga:

Ketika emosi dan kesadaranku telah pulih, aku melihat banyak tetangga yang datang mengerubungi mayat suamiku. Sebagian dari mereka mencoba untuk menyadarkanku. Apa lagi ketika aku mendengar tangis seorang anak kecil yang memanggil-manggil namaku. Yah itu suara Ayu, putri kecil hasil buah cinta kami.

Semua terjadi begitu cepat, entah siapa yang melapor yang pasti polisi sudah mulai berdatangan ke rumahku. Apa boleh buat aku harus mempertanggung jawabkan semua perbuatanku. Dalam perjalanan ke kantor polisi, Ayu selalu berada dalam pelukanku. Sedangkan Sari entah kabur kemana. Mungkin dia takut pada kejadian yang membuat suamiku meninggal dunia.

Namun, tidak berapa lama pihak kepolisian berhasil menemukan Sari untuk dimintai keterangannya. Dihadapan polisi aku dan Sari berpelukan erat, aku tidak menaruh dendam padanya. Semua yang kulakukan semata-mata untuk membela, agar yang kualami tidak terulang pada dirinya.

Setelah melalui poses panjang, akhirnya aku dijatuhi hukuman selama tiga tahun penjara. Satu yang membuat hatiku sedih, aku harus berpisah dengan Ayu. Semoga Ayu yang kecil tidak merasa malu mempunyai ibu yang bekas narapidana. Aku selalu berdoa semoga jalan hidup Ayu tidak seperti jejak langkahku. Semoga ia tumbuh menjadi wanita yang berhati mulia.

Saat di balik jeruji besi itu aku digembleng dengan pendidikan agama yang membuat aku kuat dalam menghadapi setiap cobaan yang diberikan oleh Tuhan. Walaupun saat ini aku telah bebas, namun aku selalu memohon kepada Tuhan agar mengampuni dosa-dosaku.

Terimakasih Telah Baca Postingan Sangat Pilu, Setelah Wanita ini Dizinahi, Suaminya Tewas Mengenaskan, Semoga Bisa Berguna Dan ber-manfaat, Dan Bisa Menarik Makna Dibalik Cerita Tersebut Baca Juga Postingan Terbaru Admin Yaitu inilah Alasan Kenapa Perempuan Suku Drung Dai Membuat Tato Di Wajah Mereka Flakka, VCS, Wow Top PS, VS, CS Cara Membuat Tato 3D Paling Bagus Keren Terbaru 2017 Selebritis Super Model
Loading...
Artikel Yang Di Bagikan Blog www.wahok.com Seperti Foto Wallpaper 3D Png, Jpeg, Audio MP3, Video Film MP4, Gambar Animasi Bergerak Gif, Simbol Logo, Terkadang Dilansir Dari Berbagai Sumber Media Lain, Hak Cipta Sepenuhnya Dipegang oleh Sumber tersebut. Jika ada Masalah Copyright Konten Postingan Sangat Pilu, Setelah Wanita ini Dizinahi, Suaminya Tewas Mengenaskan, Anda Dapat Menghubungi Kami DI HALAMAN INI
IKUTI KAMI UNTUK DAPATKAN ARTIKEL TERBARU, MAU ?


wahok.com is ranked 4.8 out of 5. Based on 10 user reviews.
Previous
« Prev Post
Copyright ©2016-2017 WAH OK
Theme by Damzaky
Powered by Kata.co.id