10 Hal Hubungan Anak Dan Orang Tua ( Ortu ) Wajib Anda Tahu Dimana Posisi Anda

Posting Oleh , Pada
10 Rasa Ketakutan Anak Yang Dilakukan Orang Tua Tanpa Disadari
wahok.com-10 Hal Hubungan Anak Dan Orang Tua ( Ortu ) Wajib Anda Tahu Dimana Posisi Anda

Apakah anda sudah menikah dan memiliki anak ? jika ia sebaiknya anda perhatikan beberapa point penting ketika anda menjadi orang tua (ortu ) ketika mendidik anak, sebab hal ini sangat penting dan edukasi hubungan anak dan orang tua. Peranan Orangtua, Sekolah dan Guru untuk  Mensukseskan Pendidikan dan bimbingan sangat diperlukan oleh karena itu coba kita simak ulasan dibawah ini

1.Kenapa Anak Takut?
Ketakutan sering membuat orangtua resah karena anak selalu dalam kondisi tak tenang. Beberapa hal perlu Anda perhatikan, mengapa anak takut dan mengapa dia selalu dicap sebagai penakut;

2.Faktor beda jenis kelamin.
Anak wanita cenderung lebih penakut dibanding anak laki-laki. Padahal tidak semua anak wanita penakut. Hanya saja orang sudah memberi cap khusus kalau laki-laki tabu jadi penakut.

3.Situasi lingkungan sekitar.
Seperti kegelapan, suasana sepi, berada dilingkungan asing, atau berada di daerah baru, anak yang belum bisa beradaptasi akan merasa ketakutan dan membutuhkan kenyamanan serta rasa aman. Bila anak takut berdekatan dengan orang yang masih asing, jangan paksa anak untuk tidak takut. Beri pengertian dan penjelasan padanya hingga ia benar-benar tenang dan tidak takut lagi.

4.Tingkat inteligensi
Ternyata ada perbedaan antara anak yang sudah matang dan yang belum. Anak yang lebih matang memiliki ketakutan sama dengan anak-anak berusia diatasnya. Dia akan lebih cepat tahu bahaya yang akan menimpanya, padahal untuk anak seusianya hal itu tidak menakutkan.

5.Pengalaman
Pengalaman bisa membuat anak ketakutan, entah pengalaman yang pernah dialami atau hanya karena menonton kejadian, seperti anak yang ketakutan ke dokter karena sebelumnya pernah disuntik dan membuatnya sakit atau anak yang menonton film hantu dan takut bila ditinggal sendirian.

Bila anak takut mandi, tanyakan apa sebabnya. Bisa jadi karena anak takut pada lubang bak mandi, membayangkan ada monster yang akan menghisapnya lewat lubang, atau takut matanya perih kena shampoo.

6.Keadaan fisik
Anak lapar, lelah, dan kurang sehat cenderung bisa menjadi penakut dibanding anak yang sehat dan bugar. Pada kondisi seperti ini anak tidak bisa berpikir secara logis. Padahal bila anak mengalami disaat badan sehat, kejadian tersebut tak membuat dia takut.

7.Perpisahan tidak dikehendaki
Berpisah bisa membuat anak ketakutan. Anak merasa akan kesepian dan sendirian . Karena perasaan ini, anak akan melampiaskan ungkapan emosional seperti menangis, marah, atau diam cemberut.

8.Posisi dalam keluarga
Bisa dipercaya, kalau ternyata anak sulung atau anak bungsu lebih penakut dibanding saudara-saudaranya. Pada posisi ini biasanya orang tua lebih bersikap protek atau melindungi secara berlebihan. Akibatnya, anak akan takut pada hal-hal baru dan enggan mencoba karena takut gagal.

9.Kepribadian
Kepribadian dibentuk dari lingkungan sekitar dan pendidikan yang telah diberikan. Bila keluarga selalu memberi rasa aman dan kenyamanan pada anak-anaknya, maka akan terbentuk pada anak kepribadian pemberani. Biasakan anak bebas mengungkapkan cerita-cerita dan keinginannya, dengan begitu anak tidak akan takut untuk berbuat.

10.Memahami Kesalahan Anak
Setiap anak bisa melakukan kesalahan. Dan, tak jarang, menjengkelkan orangtua. Terkadang orangtua bingung hukuman apa yang kiranya harus diberikan pada anak. Dra.Mayke Tedjasaputra, psikolog dan pemerhati masalah anak, menyarankan agar secara fisik maupun mental, hukuman tidak dilakukan pada anak.

Ada dua kesalahan yang umum dilakukan anak, bersifat prinsipil dan bukan prinsipil. Prinsipil merupakan kesalahan yang melanggar norma dan membahayakan keselamatannya. Untuk itu, ada baiknya Anda mengatakan "tidak" pada perbuatan yang menyebabkan kesalahan ini. Lalu alihkan pada kegiatan lain.

Kesalahan yang bukan prinsipil, misal anak gemar naik meja. Ibu tak langsung mencegah tapi menuruti keingintahuan anak terhadap pekerjaan itu.
Son is fascinated by playing computer, Mom was very angry via freeimage.com
 Son is fascinated by playing computer, Mom was very angry via freeimage.com
Baca juga:
Bila anak melakukan suatu kesalahan atau melakukan perbuatan yang tidak Anda kehendaki, yang perlu dilakukan:

Jangan katakan, "tidak boleh" atau "Pokoknya tidak boleh". Larangan ini justru akan membuat anak penasaran dan akan terus melakukan hal yang sama. Beri alasan, mengapa hal itu tak boleh dilakukan sehingga anak menjadi jelas apa yang dimaksud ibu.

Latih anak untuk mengendalikan emosinya. Misal, ia minta es krim padahal ia sedang batuk. Tawarkan padanya, "Bagaimana kalau makan puding saja, puding coklat juga enak lo!"

Anak usia 1-5 tahun mudah meniru, untuk itu hindari perbuatan dan kata-kata kasar yang menyebabkan anak akan menirunya.

Demikianlah 10 Hal Hubungan Anak Dan Orang Tua Wajib Anda Tahu Dimana Posisi Anda yang akan membuat anak menjadi tahu diri, semoga artikel ini bisa membuat kita menjadi orang tua yang bijaksana, baca juga postingan lainya yaitu 5 Tips ini Membuat Rapat Kerja Anda Berjalan Sukses Tanpa Hambatan Kiat sukses dan tips cara mendidik anak, kumpulan nama-nama anak islam untuk laki-laki dan perempuan
Artikel Yang Di Bagikan Blog www.wahok.com Seperti Foto Wallpaper 3D Png, Jpeg, Audio MP3, Video Film MP4, Gambar Animasi Bergerak Gif, Simbol Logo, Terkadang Dilansir Dari Berbagai Sumber Media Lain, Hak Cipta Sepenuhnya Dipegang oleh Sumber tersebut. Jika ada Masalah Copyright Konten Postingan 10 Hal Hubungan Anak Dan Orang Tua ( Ortu ) Wajib Anda Tahu Dimana Posisi Anda, Anda Dapat Menghubungi Kami DI HALAMAN INI
IKUTI KAMI UNTUK DAPATKAN ARTIKEL TERBARU, MAU ?


wahok.com is ranked 4.8 out of 5. Based on 10 user reviews.
Previous
« Prev Post
Copyright ©2016-2017 WAH OK
Theme by Damzaky
Powered by blogger